Contoh Puisi – Puisi adalah jenis karya sastra yang dibangun oleh irama, rima, dan penyusunan larik dan bait. Dengan menggunakan bahasa yang tepat dan memilih kata yang tepat, penulis puisi berusaha untuk meningkatkan kesadaran orang akan pengalaman mereka dan memberikan tanggapan unik melalui penataan bunyi, irama, dan permaknaan yang unik.

Puisi yang dibuat dengan hati-hati menggunakan gaya bahasa dan diksi yang tepat memiliki makna yang mendalam dan kiasan yang indah saat dibaca dan didengar. Puisi, yang menggabungkan kekuatan bahasa dari struktur fisik dan batinnya, berisi pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif.

Surat Puisi menarik karena menggunakan bahasa yang berbeda dari karya sastra lain. Secara umum, puisi menggunakan bahasa melalui pemilihan kata yang indah dan bagus. Siapapun bisa menulis puisi.

Namun, salah satu tugas yang sering diberikan kepada siswa di sekolah, terutama dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, adalah menulis puisi. Beberapa tema puisi umum adalah kasih sayang, pendidikan, dan kehidupan.

Berikut Contoh Puisi

Untuk memperjelas apa yang akan kita bahas, berikut adalah contoh puisi untuk membantu kamu mengerjakan tugas

1. Mengejar mimpi – Mohammaf Sya’roni

Bilamana mentari bangun pagi

Ku telah berlari memulai hari

Mentari tersenyum menyemangati

Diiringi syahdunya merpati bernyanyi

Walau kerikil tajam kutemui

Walau angin pagi menusuk ulang ini

Meski hujan memandikan diri ini

Walau ransel membebani raga ini

Namun, tak menyerah diri ini

Semakin kilat lari ini

Tuk menuju sekolah yang menanti

Tempatku menuntut ilmu tuk nanti

Walau kadang tak paham ilmu ini

Kutanyakan kepada guru tiap hari

Walau tugas menumpuk tanpa henti

Tak kenal lelah kukerjakan semua ini

Aku takkan menyerah mengejar mimpi

Walau badai kehidupan melempar diri ini

Ke lautan putus asa dan malas diri

Namun, aku bangkit lagi mengejar mimpi

Dengan doa dan usaha kukejar mimpi

Dan tawakal kepada Sang Illahi

Kujadikan pelecut tuk mengejar mimpi

Demi masa depan yang syahdu nanti

2. Jejak para Perindu – Ana Masrurotul Jannah

Aku kembali melangkah

Menjejakkan kakiku dengan pasti

Yang kugenggam memang api

Api yang nyalanya abadi

Akan kupercikan sedikit kepada lilin kecil

Berharap suatu hari nanti mampu menyalakan lentera-lentera di tengah petang

Aku menjejakkan kakiku dengan mantap hati

Agar ribuan malaikat meneduhi langkah kecilku

Kuharap butiran keringat tak henti menetes

Demi membasuhku dari kegersangan hati

Mengobatiku dari dahaga akan cahaya terang

Aku menjejakkan kakiku dengan sepenuh hati

Menabur cinta dan asa di setiap pijakanku

Berharap jejak langkahku tak terhapus

Lalu tumbuh jutaan bunga berwarna-warni

Jalan terjal penuh duri itu akan membuatku limbung

Namun, kesulitan itu semakin membuatku mampu untuk tegak

Di jalan yang teduh oleh kepak sayap malaikat itu

Kurangkai kembali mimpi-mimpi yang usang dan mulai berdebu

Berharap makhluk-makhluk menyenandungkan permohonan ampunan

Kepada jiwa-jiwa yang kakinya menapak di jalan itu

Jalan yang kupercaya mampu membawaku kepada yang Haq

Dalam merengkuh ridha-Nya

3. Ilmu Abadi – Medina Muncar Irmaranti

Ilmu adalah cahaya kehidupan

Menjadi penerang dalam gelapnya kehidupan

Begitu luas untuk dijelahi

Ilmu bagaikan petunjuk

Penuntun ke jalan yang benar

Menjadi dasar atas apa yang kita lakukan

Ilmu tak pernah lekang oleh waktu

Berkembang seiring berkembangnya waktu

Dan akan terus berkembang hingga akhir kehidupan

4. Tujuan Ilmu – David Aribowo

Aku melangkah tanpa arah tujuan

Hingga impian menjadi suram

Aku berimajinasi seperti elang

Hingga rintangan terlihat ringan

Aku membuang waktu untuk tujuan

Hingga pengetahuan tampak luas dan terang

Aku berhasil menuntut ilmu

Hingga pekerjaan terasa kesenangan

5. Guru adalah Kunci – Meghana Taylor

Guru adalah kunci

Yang membuka wawasan

Kau yang menjadi petunjuk untuk membentuk cara pikir

Engkau adalah satu-satunya

 

Kau bak penggembala

Yang menjaga domba-domba tetap di jalurnya

Kau, guru yang membalik halaman

Dari sebuah buku besar

Kau mendidik kami

 

Terima kasih guruku

Telah mendidik kami

Dari sekumpulan manusia, engkau istimewa

6. Rindu Guru Tercinta – Greety Marbun

Pada keheningan malam yang gelap

Kau berikanku obor kehidupan

Meski hanya bertahan satu malam

Namun, berguna untuk kehidupanku

 

Pada teriknya panas siang hari

Kau berikanku keteduhan

Meski hanya sekejap kurasa

Namun, selalu kurasakan dalam hidupku

 

Jasa yang setiap kau lakukan

Tak ubahnya kasih sayang

Tak pernah mengharap balas

Karena kau pahlawan kehidupan

 

Baru kusadari

Betapa beratnya kau menjadi guru

Butuh waktu dan tenaga super

Karena muridmu kini sudah menjadi guru

Sepertimu…

7. Pahlawan yang Terbaik – Nadia Ayu

Sinaran sang mentari

Tanda tuk memulai hari-harimu

Tak ada kata lelah dari dirimu

Kata semangat yang kau ingatkan kepadaku

 

Guruku

Jasa-jasamu yang aku ingat

Saat aku berputus asa

Perjuangan besarmu yang aku kagumi

Kesabaranmu yang menjadi ciri khasmu

 

Oh guruku…

Senyum semangatmu

Amarahmu

Kesabaranmu

Yang menjadi tanda kedatanganmu

Ilmumu

Yang telah kau berikan kepada semua anak didikmu

Semoga akan bermanfaat untuk semua orang

Terima kasih guruku

Jasamu akan kukenang selamanya

8. Bersahabatlah dengan Ilmu – Alberta Michelle

Bersahabatlah dengan ilmu

Maka kehidupan yang cerah memihakmu

Bersahabatlah dengan ilmu

Maka harapan terasa dekat di genggamanmu

Dunia akan selalu membutuhkanmu